Penerapan E-Learning di Institusi Pendidikan Eropa

Penerapan E-Learning di Institusi Pendidikan Eropa – E-learning atau electronic learing merupakan teknologi informasi bidang pendidikan yang dapat diakses pada waktu dan tempat yang diinginkan. E-learning hadir akibat perkembangan teknologi dan komunikasi dimana para penggunanya dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang berkaitan dengan pendidikan. Tidak hanya Indonesia, E-learning juga diterapkan di benua Eropa. Hampir seluruh institusi pendidikan di Eropa menggunakan E-learning guna mempersingkat waktu pembelajaran. Tidak hanya dapat mempersingkat waktu pembelajaran, E-learning juga berdampak pada biaya pendidikan yang ekonomis. Institusi pendidikan di Eropa menggunakan sistem pembelajaran E-learning sehingga peserta didik dapat mengakses materi pembelajaran berulang kali. Peserta didik nantinya dapat dengan mudah menguasai materi pembelajaran akibat kemudahan dalam mengakses materi.

Di beberapa institusi pendidikan Eropa, kehadiran guru menjadi berkurang bahkan tidak ada sama sekali. Hal tersebut dapat terjadi akibat panduan elektronik E-learning yang mengambil peran seorang pelajar di dalam pemberian materi. Para pengajar di Eropa akan mendapatkan keuntungan dari sistem pembelajaran E-learning. Berikut ini merupakan dampak baik atau keuntungan dari E-learning yang diperoleh oleh pengajar:
a. Para pengajar dapat mengontrol kegiatan belajar para peserta didik sambil bermain taruhan bola yang di sukai melalui situs agen bola yang sudah sangat terpercaya.
b. Pengajar dapat melakukan penelitian atau mengembangkan diri agar wawasannya dapat berkembang.
c. Dapat melakukan pembaharuan bahan pembelajaran yang merupakan tanggung jawabnya berdasarkan perkembangan ilmu yang modern dan muktahir.

Jika diperhatikan dengan seksama, kehadiran seorang pengajar atau guru di institusi pendidikan Eropa akan menghilang dengan sendirinya akibat penerapan E-learning. Berkurangnya para pengajar di dalam sistem pendidikan di Eropa merupakan ciri khas dari E-learning. Meskipun demikian, setiap peserta didik tetap diharuskan untuk datang ke kampus guna mengetes tingkatan pembelajaran yang telah mereka lakukan melalui program E-learning. Para peserta didik juga harus menyerahkan tugas-tugas yang telah dicetak ke kampus untuk memenuhi kewajibannya sebagai seorang pelajar. Penerapan E-learning di Eropa hampir digunakan di seluruh negara-negara Eropa. Kecanggihan teknologi E-learning memudahkan institusi pendidikan untuk melakukan pembelajaran dan pemberian informasi kepada peserta didik tanpa harus datang ke kampus setiap hari.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *